Rabu, 02 Oktober 2013

[Media_Nusantara] Buku SD Berbau Porno Ditemukan Lagi di Situbondo

 

Buku SD Berbau Porno Ditemukan Lagi di Situbondo

Foto: Buku SD Berbau Porno Ditemukan Lagi di Situbondo    Metrotvnews.com, Situbondo: Buku mata pelajaran yang mengandung atau berbau porno kembali ditemukan. Kali ini ditemukan di salah satu sekolah dasar di Situbondo, Jawa Timur. Buku tersebut terkait mata pelajaran pendidikan jasmani untuk kelas V SD yang diterbitkan Aneka Ilmu.    Buku tersebut diterima siswa SDN 02 Tenggir, Kecamatan Panji, Situbondo, Jawa Timur. Sejumlah soal dalam buku paket kurikulum 2013 itu dengan jelas dan gamblang mengandung pornografi.     Soal pertanyaan dalam buku tersebut secara vulgar menanyakan tentang hubungan seksual laki-laki dan perempuan. Misalnya, pertanyaan, "Kalau kita berhubungan seksual, akan terjadi?" Lalu pertanyaan lain, "Alat kelamin laki-laki mengeluarkan?"     Sontak, beredarnya soal dan pertanyaan yang berbau porno itu meresahkan para wali murid. Unsur pornografi di buku tersebut kali pertama ditemukan Subiyantoro, salah seorang wali murid, saat membimbing anaknya belajar.    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo Fathorrahman setelah mengetahui adanya buku mata pelajaran yang berbau porno dan tidak pantas bagi murid sekolah dasar justru melempar tanggung jawab ke pihak kepala sekolah.

Metrotvnews.com, Situbondo: Buku mata pelajaran yang mengandung atau berbau porno kembali ditemukan. Kali ini ditemukan di salah satu sekolah dasar di Situbondo, Jawa Timur. Buku tersebut terkait mata pelajaran pendidikan jasmani untuk kelas V SD yang diterbitkan Aneka Ilmu.

Buku tersebut diterima siswa SDN 02 Tenggir, Kecamatan Panji, Situbondo, Jawa Timur. Sejumlah soal dalam buku paket kurikulum 2013 itu dengan jelas dan gamblang mengandung pornografi.

Soal pertanyaan dalam buku tersebut secara vulgar menanyakan tentang hubungan seksual laki-laki dan perempuan. Misalnya, pertanyaan, "Kalau kita berhubungan seksual, akan terjadi?" Lalu pertanyaan lain, "Alat kelamin laki-laki mengeluarkan?"

Sontak, beredarnya soal dan pertanyaan yang berbau porno itu meresahkan para wali murid. Unsur pornografi di buku tersebut kali pertama ditemukan Subiyantoro, salah seorang wali murid, saat membimbing anaknya belajar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo Fathorrahman setelah mengetahui adanya buku mata pelajaran yang berbau porno dan tidak pantas bagi murid sekolah dasar justru melempar tanggung jawab ke pihak kepala sekolah.

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Recent Activity:
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Posting Komentar