Minggu, 16 November 2014

[nasional-list] Indonesia Perempatan Jalan ?

 


Indonesia itu ibarat sebuah perempatan jalan......... ( by Hermawan (Biro Organisasi KPW PRD Jatim))


* Indonesia itu ibarat sebuah perempatan, dan setiap perempatan harus dibangun trafictlight untuk mengatur lalulintasnya. Dalam pengelolaannya harus tahu betul kapan lampu merah, kuning dan hijau dinyalakan, terutama sekali dalam hal investasi asing. 

* Bung karno pernah membangun trafictlight ini dengan membatasi keberadaan investasi asing. Bahkan konstitusi kita membatasi investasi dengan menegaskan bahwa segala hal yang menguasai hajat hidup orang banyak itu dikuasai negara, artinya tidak diserahkan pada swasta, dan itu adalah lampu merah yang dinyalakan untuk melindungi kekayaan alam bangsa ini. 

*Saat ini (sejatinya sejak orde baru), trafictlight berlampu tiga warna itu telah dihancurkan, dirobohkan oleh agen agen neoliberalisme (baca:antek antek investor asing) dengan melegalkan Undang-undang penanaman modal asing.

Rejim baru sekarang justru membangun trafictligt baru yang hanya punya satu warna lampu, yakni lampu hijau buat investasi! Sehingga kedepan investasi akan semakin gencar, semakin massif menggelontorkan dananya untuk menguasai sumber-sumber alam kita, dari laut sampai darat dan dari langit sampai dasar bumi. 


Hahaaha... suatu Pemisalan Yang JITU mengena SITUASI dan kenyataan yang Pernah ada dan yang sedang berjalan...
sehingga Kita terpaksa menyatakan bhw INDONESIA bahkan sudah Tidak berdiri lagi di tengah - tengah PEREMPATAN  .... MELAINKAN DI - TENGAH2 LINGKARAN JALAN  ..... >  PERPETUUM MOBILE .....muter2 di- situ2 juga , 
Dengan kata lain ; KIta selalu Mulai pada suatu TITIK yang kita tandai sebagai suatu Akhir ..... untuk kembali lagi pada TITIK SEMULA .....

BEDANYA DEFINISI DASAR antara  POLITIK DAN EKONOMI

> POLITIK harus berdiri diatas Landasan  Idiologi(Landan Politik)  yang Berfungsi  ...tanpa kehadirannya Ia akan merupakan Suatu PETUALANGAN POLITIK yang Tidak mempunyai Arah.....(bagaikan Orang Mabuk...)

> EKONOMI  NASIONAL harus berdiri diatas POTENSI REAL dari KEKUATAN  PRODUKSI DAN PASAR DALAM NEGRI  ( Kreativitas , Daya Produksi dan Penyalurannya  atau Daya Produksi dan Daya Beli Masyarakat )..... Tanpa itu EKONOMI tidak lebih sebagai SUATU HARAPAN atas PENEN BESAR tanpa terpikir untuk  MENANAM dan BERKEBUN...... yang akhirnya akan merupakan PANEN HUTANG DAN KEMISKINAN BELAKA .................. 
( ...dan  AKIBAT SELANJUTNYA  bisa dengan Mudah dibayangkan --------- )

*....pada akhir2nya .. KEBESARAN DAN KEBANGGAAN  SUATU BANGSA TIDAK BISA DIJAMIN dari KEHEBATAN PROGRAM PROGRAM POLITIK DAN EKONOMINYA semata   - melainkan dari PELAKSANAAN DAN PEMENUHAN TARGET dari PROGRAM POLITIK DAN EKONOMI ITU SENDIRI.....
   
   untuk Para WAKIL RAKYAT ( DPR RI dan DPR D ) dan KABINET RI

  
...Amin ya Robil allamin.....




=======================================================================================


2014-11-16 3:45 GMT+01:00 'Dr Ir Pandji R Hadinoto MH' garudamukha@yahoo.com [nasional-list] >:

 
CoPas :

Catatan Pagi dari Bumi Ronggolawe:

Indonesia itu ibarat sebuah perempatan, dan setiap perempatan harus dibangun trafictlight untuk mengatur lalulintasnya. Dalam pengelolaannya harus tahu betul kapan lampu merah, kuning dan hijau dinyalakan, terutama sekali dalam hal investasi asing.

Bung karno pernah membangun trafictlight ini dengan membatasi keberadaan investasi asing. Bahkan konstitusi kita membatasi investasi dengan menegaskan bahwa segala hal yang menguasai hajat hidup orang banyak itu dikuasai negara, artinya tidak diserahkan pada swasta, dan itu adalah lampu merah yang dinyalakan untuk melindungi kekayaan alam bangsa ini.

Saat ini (sejatinya sejak orde baru), trafictlight berlampu tiga warna itu telah dihancurkan, dirobohkan oleh agen agen neoliberalisme (baca:antek antek investor asing) dengan melegalkan Undan-undang penanaman modal asing.

Rejim baru sekarang justru membangun trafictligt baru yang hanya punya satu warna lampu, yakni lampu hijau buat investasi! Sehingga kedepan investasi akan semakin gencar, semakin massif menggelontorkan dananya untuk menguasai sumber-sumber alam kita, dari laut sampai darat dan dari langit sampai dasar bumi.


Perempatan bernama indonesia dan berjuluk nusantara ini sebentar lagi akan mengalami kecelakaan beruntun! Sudah jatuh tertimpa tangga! Sudah habis SDA masih ditambah dengan imbas dari kecelakaan beruntun itu. Sebab kendaraan kendaraan investasi yang bertemu disatu titik perempatan yang hanya berlampu hijau akan berebut untuk lewat dan saling mendahului, bertabrakan disatu tempat. maka rakyatlah yang akan jadi korban!

Salam Gotong royong!
Hermawan (Biro Organisasi KPW PRD Jatim)


Pandji R Hadinoto, Nasionalis Pancasila 45
Politisi Keadilan & Persatuan Indonesia
PARRINDO - Parlemen Rakyat Indonesia
PKP17845 - Poros Koalisi Proklamasi 17845
BaMus KORI (Koalisi Rakyat Indonesia)
Editor www.jakarta45.wordpress.com


__._,_.___

Posted by: "Marco45665 ." <comoprima45@gmail.com>

Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)





.


__,_._,___

Tidak ada komentar:

Posting Komentar