Jumat, 27 Juli 2012

[Media_Nusantara] PERKEMBANGAN TERBARU KASUS KORUPSI JAMWAS ME

 

PERKEMBANGAN TERBARU KASUS KORUPSI JAMWAS ME
BY TrioMacan2000

Sebentar lagi saya akan kultwitkan perkembangan terbaru kasus korupsi Oknum Jamwas ME yg sedang diusut Tim Khusus Kejagung RI
 
Eng ing eeng..saya kultwitkan perkembangan terbaru kasus korupsi uang BRI 478 M yg diduga libatkan Jaksa Agung Muda Pengawasan ME. Dalam temuannya, disebutkan Tim Khusus Kejaksaan Agung sdh banyak dapatkan bukti2 kuat yg akan menyeret ME ke penjara.

Selain ME, direksi BRI, khususnya Dirut BRI Sofyan Basir diduga ikut terlibat kasus korupsi yg rugikan negara 1 triliun (trmsuk bunga). Sofyan Basir yg sebelumnya adlh Dirut Bukopin diindikasikan turut melindungi/kerjasama dgn Jamwas ME menutup2i kasus korupsi raksasa itu. Motif Sofyan Basir (SB) bekerjasama menutupi korupsi ME dlm korupsi BRI itu adalah utk melindungi kasus korupsi2 SB di Bank Bukopin
 
Bank Bukopin diduga kuat punya banyak kasus korupsi (simak kultwit2 sy terdahulu ttg korupsi2 Bukopin) terutama kasus Drying Center. Pd kasus korupsi drying center di Bukopin ini ada kerugian negara 67 M yg kasusnya diusut ME sewaktu ME jbat Jampidsus. Sofyan tersandera. Bahkan Kejagung sdh tetapkan 11 pejabat bukopin jadi tersangka korupsi itu, namun entah kenapa, tiba2 kasus itu "mandek bin macet". Nah, kasus korupsi di Bukopin yg seharusnya sdh seret Sofyan Basir ke penjara ini tapi dijadikan ME sbg sandera agar sofyan B diam. Sofyan Basir yg jadi dirut BRI selain diduga menutup2i kasus "perampokan uang BRI" itu, jg mungkin ikut nikmati bagi2 hasil korupsi ME
   
Jagung Basri Arief yg sdh tahu permainan kotor ME di kasus Bukopin, sdh pecat tim penyidik Bukopin yg lama dan ganti dgn penyidik2 baru. Minggu depan akan ada penangkapan/penahanan 3 tersangka dari 11 tersangka yg sdh lama ditetapkan Kejagung dlm kasus korupsi Bukopin itu
 
Kembali ke korupsi ME di BRI, Dalam LHP BPK thn 2004, 2005 sampai 2011 kemaren, msh ada catatan kerugian negara 1.7 triliun di BRI. Sebagian dari 1.7 triliun itu adalah kerugian 478 M akibat korupsi Jamwas ME. Itu belum termasuk kerugian bunga selama 9 thn !!. Direksi BRI lainnya jg diduga terlibat dlm korupsi gila2an ini. Krna sngt tidak mungkin kasus korupsi ME ini hny ditutup2i SB sendiri. Sedangkan pejabat BRI yg sdh dihukum akibat kasus korupsi ini : Ir. deden sdh "meninggal" dipenjara. 1 pejabat lagi sdh keluar & "gila"
  
Kasus korupsi ME di BRI yg melibatkan direksi2 dan pejabat2 tinggi BRI ini ternyata bergulir/meluas kemana2. Tim Khusus temui kasus lain. Tim Khusus disebut2 menemukan juga kasus korupsi ME di Bank BRI kantor cabang Bogor yg selama ini lolos dari pemeriksaan audit BPK
  
Temuan baru : kerugian negara 90 M di BRI cabang Bogor yg jg dibobol jamwas ME dgn modus yg sama dgn kasus Hartono. Tim Khusus Kaget !!.

Disamping kasus korupsi/pembobolan bank BRI cab Bogor yg baru ditemukan itu, Tim Khusus jg temukan korupsi ME di Bank Mandiri. Gilaak !!
 
Tim Khusus Kejagung temukan kasus kredit Fiktif 600 M di Bank Mandiri yg ditangani oleh ME cs dan....uangnya di rekening jg disikat ME !
  
Modus Operandi korupsi /pembobolan jamwas ME ini : menyita uang nasabah dan bank yg terkait kasus pidana tnp dicatat di BAP. Euanaak. Uang nasabah / Bank tsb dialihkan ke rek khusus yg ditunjuk ME cs. Setelah uang itu masuk ke rek khusus milik ME, lalu kemudian raib. Ketika kasus pidananya sdh dinyatakan lengkap (P21) oleh penyidik ( anak2 buah ME), kemudian kasus itu dilimpahkan ke pengadilan. Pelimpahan kasus ke pengadilan tsb juga tdk menyertakan BAP penyitaan uang bank/nasabah dlm tuntutan JPU. Uang 600 M, disikat ME cs
  
Khusus penyedotan uang nasabah/bank mandiri oleh ME ini bahkan lebih hebat dprd kasus BRI : berkas perkaranya pun LENYAP !!! Edan !!
   
Kasus penggelapan puluhan hektar tanah oleh ME cs senilai 500 milyar itu modusnya sama : TIDAK MASUK BAP PENYITAAN !! Kok bisa yaaa??
  
Sudahkah ME puas? Puasss? Puaaaaasss? No way ! ME juga sikat puluhan Hektar tanah di jalan S Parman persis di depan Kejari Jakbar !. Kasus penggelapan puluhan hektar tanah oleh ME cs senilai 500 milyar itu modusnya sama : TIDAK MASUK BAP PENYITAAN !! Kok bisa yaaa??. Tanah negara yg luas itu skrg sdh jadi Mal, Apartemen dan Podomoro City. Belum lagi kasus korupsi PT. Asabri di investasi Plaza Mutiara. Dirdik Suwandi yg anak buah ME (saat itu ME Jampidsus) kini telah meninggal. KPK berkelit ga mau usut ME. KPK takut atau kena suap??

Kasus korupsi Asabri itu tersangkanya Hendri Leo yg kasusnya sdh incraht tapi eksekusi uang sejumlah 400 M raib entah kemana..ampuuuun. Utk kasus penggelapan tanah tadi, Lee Darmawan (TSK) sdh pernah melaporkan Jampidus ME & Dirdik Suwandi ke KPK tp hasiknya : NOL !. Dirdik Suwandi yg anak buah ME (saat itu ME Jampidsus) kini telah meninggal. KPK berkelit ga mau usut ME. KPK takut atau kena suap??
  
 Mau tahu lagi kasus korupsi dan perbuatan bejat jamwas ME? Dia terkenal sbg mafia dan God Father pelindung kasus2 korupsi besar
   
Di Lampung dan di Jawa Timur, kejahatan ME dlm memeras dan jadikan bupati2 / pejabat2 daerah sbg ATM berjalan. Mau aman? Wani piroo??. Di daerah2 lain juga terkenal reputasi ME memeras dan menerima suap dari pejabat2 tinggi yg punya kasus korupsi. Termasuk jg di Jakarta. Kasus korupsi sandiuno di Pertamina US$ 99 juta juga dipetieskan ME. Bahkan keputusan MA dan perintah eksekusi jaksa agungpun dilawan ME. ME menghalangi eksekusi putusan MA dan surat perintah Jaksa Agung pada kasus PT. Satui Bara Tama. ME telp Kajati & suruh tolak eksekusi. Hanya dengan sekali angkat telpon, ME mampu kalahkan amar putusan MA dan perintah Jaksa Agung. Heubaat nian nih ME ! Siapa bekingnya?
 
Info dari senior2 saya di dunia intelejen, ME dibeking 3 menteri senior termasuk istana. Juga oleh seorang gub di jawa timur yg dekat SBY. Lalu, kemaren SBY rapat koordinasi terbatas di Kejaksaan Agung. Apa maksudnya? Apakah utk lindungi ME krn SBY jg telah terima suap ME?. Atau kedatangan SBY ke Kejagung utk kasih sinyal agar ME sgra dipecat dan diseret ke penjara? Tp kok lelet banget prosesnya? Aya naon?

Temuan Tim Khusus Kejagung Terkait Kasus Korupsi Jamwas Marwan Effendi
oleh @TrioMacan2000

Eng ing eng... saya akan kultwitkan bocoran info (blm terverifikasi) Terkait Korupsi BRI/Marwan Effendy. Sumber2 di jaringan Intelejen Sipil sebutkan bahwa Tim Khusus yg dibentuk Jaksa Agung untuk Investigasi dugaan korupsi ME sudah dpt bukti2 awal. Bukti2 awal korupsi tsb antara lain :


Temuan ke 1 : Tim sudah menemukan penyimpangan2 dlm penanganan penyidikan korupsi pembobolan BRI pada 2003/04. Penyimpangan2 dan korupsi itu diduga kuat dilakukan oleh Aspidsus Kajati DKI saat itu ME, para bawahannya dan Oknum Direksi BRI.


Temuan ke 2 : penyitaan2 uang ratusan milyar ternyata TIDAK disertai dgn Berita Acara Penyitaan, bahkan dlm berkas penyidikan juga tdk ada.


Temuan ke 3 : Tim Khusus juga menemukan fakta bahwa penyitaan uang ratusan milyar itu juga TIDAK masuk dalam berkas penuntutan JPU.


Temuan ke 4 : Oknum ME (skrg Jamwas Kejagung RI) beserta anak buahnya : Tatang Sutarna, Nova Saragih (Skrg Kajari Tanjung Pandan), Jaksa Dessy (skrg Kasie Pidsus Kajari Jakpus), diduga terlibat aktif dalam "penggelapan, pembobolan dan korupsi" ratusan milyar itu.


Disamping temuan2 Tim Khusus Kejagung itu, juga ditemukan fakta bahwa 4 mobil mewah yg disita ME cs digelapkan oleh mereka semua. Bahkan Salah satu mobil sitaan (yg tak dimasukan dlm BAP) Toyota Wish warna silver diketahui dipakai oleh Jaksa Tatang Sutarna.


Perampokan oleh oknum2 jaksa ini ditemukan fakta oleh Tim Khusus, bahwa perampokan ini terjadi pada saat PENYIDIKAN. Saat awal ada 170,5 M. Ketika uang 170.5 M itu sudah berhasil diselamatkan, tapi tiba2 ME cs merobah fakta penyidikan dgn katakan bahwa uang sudah dihabiskan tersangka. Tim Khusus temukan bahwa ME cs tidak ada menjelaskan sama sekali kemana uang ratusan M itu dilarikan TSK atau bagaimana cara menghabiskannya.


Ketidakjelasan mengenai kemana uang ratusan M itu raib juga ditemukan berkas perkara, baik dipenyidikan maupun di penuntutan. Tim khusus juga menemukan bahwa terdapat itikad jahat dari ME cs dgn membuka rekening penampungan atas nama dirinya/jabatannya sendiri.


Diluar uang 170,5 M dan 4 mobil mewah itu, Tim juga menemukan ME cs telah merampas 60 M uang Hartono dlm bentuk deposito dan 130 M. Uang yg 130 M milik Hartono itu "disedot" ME cs dari Rekening Hartono di Bank BRI Cabang Bogor sejumlah 92.7 M, dan 37 M dari BCA dan BII.


Pejabat2 BRI diduga keras ikut terlibat dan bekerjasama dgn ME cs karena sengaja menutup2i dan melindungi korupsi yg luar biasa ini. ME selalu menyebutkan di media2 bhw dia sudah tdk menjabat lagi pada 2004. Padahal sampai april 2004 ME masih jabat Aspidsus Kajati DKI jakarta. Bahkan setelah berkas penuntutan lengkap pun, ME msh jabat sebagai Aspidsus Kejati DKI & masih sempat perintahkan Kajari Jakpus Salman Maryadi untuk menyita lagi 38 Milyar uang Hartono meski belum ada putusan pengadilan. Perintah itu diduga disampaikan ME karna dia mau mutasi.


Dalam laporan Kajari Jakpus ke ME, disebutkan bahwa uang 38 M seolah2 disita dari BRI. Padahal uang itu disedot dari BCA dan BII. Rekayasa itu juga dimaksudkan agar nantinya Hakim putuskan bahwa uang sitaan itu dikembalikan ke BRI, padahal jelas uang itu bukan uang BRI. Akibatnya BRI sekarang kebingungan karena menerima uang titipan pengembalian 38 M ( berikut bunganya) sesuai putusan pengadilan.


Direksi BRI yg dulu rencananya akan diperiksa dan direksi BRI yg sekarang juga akan diperiksa utk mengetahui sejauh mana keterlibatannya. Yang pasti, ME cs dan direksi BRI itu tidak bisa lepas dari jeratan hukum karena sudah mencuri uang/harta orang lain pada 2003/2004 yl.


Tim Khusus Kejaksaan Agung sudah berjanji akan mengusut kasus yang sangat memalukan dan mencoreng kehormatan Korps Kejaksaan ini. Presiden SBY sendiri sudah memastikan bahwa pihaknya memantau proses investigasi Tim Khusus ini utk mencegah intervensi dari pihak2 tertentu. Publik dan media massa juga sebaiknya mencermati proses invenstigasi ini karena ini dapat jadi titik awal kebangkitan kinerja Kejagung.


Cukup sekian dulu info terbaru yg saya peroleh terkait kasus korupsi ME cs. Semoga bermanfaat. Mari Perangi Koruptor ! merdekaaa !!


berita terkait : http://jaringanantikorupsi.blogspot.com/2012/07/medianusantara-kejaksaan-bentuk-tim.html



   
Cukup sekian deh. Sdh mau jumatan..kita sambung lagi nanti yaaa...terima kasiiih...MERDEKAAA !!!



__._,_.___
Recent Activity:
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar